Beranda

Kamis, 23 Juni 2016

Webometrics




Sama seperti 4ICU yang saya tulis kemarin, Peringkat Webometric atau juga dikenal sebagai Ranking Web of Universities, adalah sistem peringkat untuk universitas-universitas di dunia berdasarkan pada gabungan indikator yang memperhitungkan baik volume maupun isi Web, visibilitas dan dampak dari publikasi web sesuai dengan jumlah pranala luar yang diterima. Peringkat ini diterbitkan oleh Cybermetrics Lab, sebuah kelompok peneliti dari Dewan Peneliti Nasional Spanyol (Inggris: Spanish Nationan Research Council (CSIC)) yang berlokasi di Madrid.
Webometric memberikan penilaian terhadap kemajuan seluruh universitas atau perguruan tinggi terbaik di dunia (World Class University) melalui Website universitas tersebut. Sebagai alat ukur (Webomatric) sudah mendapat pengakuan dunia termasuk di Indonesia (sekalipun masih ada yang meragukan tingkat validitasnya). Peringkat Webometric pertama kali diluncurkan pada tahun 2004 oleh Laboratorium Cybermetric milik The Consejo Superior de Investigaciones Cientificas (CSIC). CSIC merupakan lembaga penelitian terbesar di Spanyol. Secara periodik peringkat Webometric akan diterbitkan setiap 6 bulan sekali pada bulan Januari dan Juli. Webometric melakukan pemeringkatan terhadap lebih dari 20 ribu Perguruan Tinggi di seluruh dunia. Jumlah Perguruan Tinggi di Indonesia yang masuk pemeringkatan edisi Juli 2012 berjumlah 361 PT atau meningkat dibandingkan edisi Januari sebanyak 352 PT.
Tujuan dari Peringkat ini adalah untuk meningkatkan kehadiran akademik dan institusi peneliti di Web dan juga mempromosikan hasil publikasi ilmiah terbuka.

Metodologi Penilaian
Data dikumpulkan antara tanggal 1 dan 20 Januari atau Juli, tergantung pada edisi. Setiap variable diperoleh setidaknya dua kali selama periode tersebut dan nilai maksimum dipilih untuk mengurangi kesalahan atau error. Ketidakstabilan pada search engine sangat tinggi sehingga angka dapat berbeda dan tidak mudah ditiru jika pencarian dilakukan kemudian hari. Info pada google berdasarkan pada daerah geografis(contoh: pencarian pada google.co.id akan menampilkan laman dari Indonesia), sehingga google.com digunakan, Bahasa Inggris sebagai bahasa antarmuka dan Madrid (Spanyol) sebagai lokasi. Akan tetapi, Google Scholar sangat stabil dan dan link penyedia informasi juga sangat handal. Publikasi terakhir dilakukan sekitar akhir Januari atau Juli, biasanya setelah tanggal 28.
Angka yang dipublikasikan adalah PERINGKAT, dimaksudkan untuk menampilkan kinerja individu, tetapi bukan nilai yang digunakan dalam perhitungan.
Mulai Juli 2012, Kriteria penilaian yang digunakan oleh Webometrics kali ini berubah dari sebelumnya. Selama ini Webometrics menggunakan kriteria size, visibility, rich text, dan scholary, namun kali ini Webometrics menggunakan presence (20%), impact (50%), openness (15%), dan excellence (15%) sebagai kriteria penilaian.




VISIBILITY
Impact (50%) adalah kualitas konten dievaluasi melalui “virtual referendum” dengan menghitung semua external inlinks yang diterima oleh webdomain Universitas dari pihak ketiga. Link tersebut mengakui prestise institusional, kinerja akademik, nilai informasi, dan kegunaan dari layanan seperti yang diperkenalkan dalam halaman web sesuai dengan kriteria jutaan web editor dari seluruh dunia. Data visibilitas link dikumpulkan dari dua provider informasi yaitu Majestic SEO dan ahrefs. Keduanya menggunakan crawler sendiri, menghasilkan database yang berbeda yang digunakan bersama-sama untuk saling melengkapi atau memperbaiki kesalahan. Indikatornya adalah produk dari jumlah backlink dan jumlah domain yang berasal dari backlink tersebut, sehingga tidak hanya penting popularitas link tetapi juga keragaman link.

ACTIVITY
Presence (20%) adalah Jumlah halaman web host dalam webdomain utama (termasuk semua subdomain dan direktori) dari universitas yang diindeks oleh mesin pencari Google. Penilaian ini menghitung setiap halaman web, termasuk semua format yang diakui secara individual oleh Google, termasuk halaman statis dan dinamis dan selain rich files.
Openness (15%) merupakan jumlah file dokumen Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps, .eps), Microsoft Word (.doc,.docx) and Microsoft Powerpoint (.ppt, .pptx) yang online/open di bawah domain website universitas yang tertangkap oleh mesin pencari (Google Scholar).
Excellence (15%) merupakan jumlah artikel-artikel ilmiah publikasi perguruan tinggi yang bersangkutan yang terindeks di Scimago Institution Ranking (tahun 2003-2011) dan di Google Scholar (tahun 2007-2011).


Beberapa screenshot dari Webometrics




Dari beberapa gambar diatas, kita dapat lihat perbedaan peringkat antara Webometrics dengan 4ICU yang telah saya tulis kemarin. Hal ini memang wajar, dikarenakan metode mereka yang memang tidak sama.

Webometrics dan 4ICU juga sebenarnya memiliki manfaat yang sama, dikarenakan memang keduanya merupakan website untuk mengetahui peringkat universitas di dunia. Untuk referensi anda untuk memlih Universitas yang akan anda atau kerabat anda masuki juga bisa menggunakan webometrics dan 4ICU, keduanya menurut saya kedua website tersebut layak digunakan sebagai referensi kita.


Sumber :
https://lightofpandora.wordpress.com/2016/06/14/apa-itu-webometric/
http://habibi.staff.ub.ac.id/2012/11/21/bagaimana-webometric-memberikan-penilaian-world-class-university/
http://www.webometrics.info

Rabu, 22 Juni 2016

4ICU



Setelah lulus SMA, banyak dari kita yang ingin melanjutkan pendidikan ke universitas. Namun banyak dari kita yang sudah menentukan kuliah di jurusan yang kita impikan kesulitan untuk memilih universitas yang diinginkan karena banyakanya sumber yang dapat kita jadikan referensi, seperti peringkat-peringkat universitas. Banyak bermunculan jenis pemeringkatan perguruan tinggi dengan metode dan faktor penilaian yang berbeda.
Banyak universitas di Indonesia, baik negeri maupun swasta, berlomba-lomba menunjukkan bahwa universitas merekalah yang terbaik. Salah satunya adalah dengan ‘memamerkan’ ranking universitas mereka. Hal ini bisa kita lihat saat lembaga pemeringkatan perguruan tinggi seperti 4ICU, Webometric, dll merilis daftar peringkat universitas terbaru. Media massa pun berbondong-bondong membuat artikel mengenai hal tersebut. Misalkan,

“Universitas XXX Peringkat XX Perguruan Tinggi di Indonesia berdasarkan XXXXX”
“Inilah 10 Universitas Terbaik di Indonesia Berdasarkan XXXXX”
“Peringkat Universitas XXX Naik di Daftar XXXXX”.

Pemeringkatan Universitas memang sangat diperlukan. Bagi pihak Universitas, tak hanya menaikkan pamor Universitas tersebut namun juga membantu untuk mengevaluasi kinerja semua perangkat kampus karena peringkat bersifat tak tentu, pada periode sebelumnya mungkin peringkat Universitas tersebut naik atau tetap namun di periode selanjutnya bisa jatuh karena beberapa alasan. Sedangkan bagi calon mahasiswa, pemeringkatan ini dapat membantu untuk mempertimbangkan universitas mana yang terbaik bagi mereka ditambah ada beberapa lembaga yang tak hanya menilai keseluruhan Universitas namun juga setiap jurusan sehingga para calon mahasiswa dapat mempertimbangkan dengan baik universitas apa yang mereka inginkan berdasarkan jurusan yang ingin diambil.
Beberapa lembaga penilai peringkat perguruan tinggi dunia adalah Webometrics, 4ICU, Times Higher Education World University Rankings, CWUR, dan lain-lain. Kali ini saya akan membahas tentang 4ICU.

Apa itu 4ICU ?
4 International Colleges & Universities atau 4ICU adalah suatu mesin pencari dan direktori yang melakukan penilaian berdasarkan kepopuleran situs yang dimiliki oleh 11.606 perguruan tinggi di seluruh dunia yang telah terakreditasi dan tersebar dalam 200 negara. 4ICU gratis untuk pengunjung dan organisasi serta tidak diperlukan registrasi.

Universitas yang didata oleh 4icu.org yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  • Telah resmi diakui, memiliki ijin atau telah diakreditasi oleh badan-badan nasional atau regional seperti kementerian pendidikan atau organisasi pendidikan tinggi yang berwenang.
  • Berhak memberikan gelar sarjana atau pascasarjana dalam empat tahun.
  • Melakukan kegiatan pembelajaran secara umum dengan bertatap muka, program dan kursus.

Sedangkan yang tidak termasuk atau tidak terakreditasi menurut 4ICU adalah :
  • Institusi yang memberikan gelar dalam 2 tahun seperti Community Colleges, Vocational Colleges, Training Colleges dan lain-lain.
  • Organisasi yang hanya mengadakan pembelajaran jarak jauh.
  • Organisasi pendidikan tinggi lainnya yang tidak memenuhi persyaratan di atas.
Untuk memastikan kualitas daftar direktori, 4icu.org tidak berpartisipasi dalam pertukaran link atau menyertakan sumber afiliasi dalam direktori. Semua profil Universitas dan College diperbarui secara gratis.
Metodologi Penilaian
Dalam melakukan penilaian, ada kebijakan khusus yang dikemukakan oleh 4ICU. Mengingat yang dinilai oleh 4ICU adalah kepopuleran alamat situs resmi milik perguruan tinggi, maka 4ICU tidak memberitahukan cara penilaian yang dilakukannya guna menghindari kecurangan yang dilakukan webmaster perguruan tinggi dalam meningkatkan peringkat perguruan tinggi masing-masing.
Namun meskipun begitu, 4ICU memberitahukan parameter acuan yang mereka gunakan dalam menilai, yaitu sebagai berikut :
  • Google Page Rank
  • Alexa Traffic Rank
  • Majestic SEO (Referring Domain, Citation Flow, Citation Trust) 

     

Langkah penilaian :
  1. Pengumpulan data metric dilakukan dalam hari yang sama untuk menghindari perubahan data yang tidak tentu serta memaksimalkan perbandingan data.
  2. Penggunaan filter untuk mengidentifikasi keberadaan data yang nilainya sangat jauh dari data lain yang ada (data outliers).
  3. Review data dari Alexa Traffic Rank, untuk menyeleksi perguruan tinggi yang masih menggunakan subdomain sebagai halaman utama yang resmi.
  4. Data webmetric kemudian dinormalisasikan pada skala 0-100 dengan mempertimbangkan perhitungan logaritma alami dari Google Page Rank dan Alexa Traffic Rank, serta hasil normalisasi dari data Majestic SEO.
  5. Nilai normalisasi dari ketiga data tersebut digabungkan dan kemudian dirata-rata untuk menghasilkan nilai akhir dan peringkat perguruan tinggi.

Tujuan dari situs ini adalah untuk memberikan sebuah perkiraan peringkat popularitas Universitas dan College berdasarkan popularitas situs dari masing-masing Universitas. Hal ini dimaksudkan untuk membantu mahasiswa internasional dan staf akademik untuk memahami bagaimana popularitas sebuah Universitas/College di luar negeri. Oleh karena itu, 4ICU tidak dapat sepenuhnya digunakan sebagai kriteria utama untuk memilih Perguruan Tinggi karena bukan cerminan dari kualitas pendidikan dari Perguruan Tinggi tersebut.


Manfaat 4ICU

Tentu pemeringkatan universitas diseluruh dunia ini ada banyak manfaatnya, baik positif maupun negatif,baik untuk institusi terkait, untuk calon mahasiswa , dan pihak lainnya.

Positifnya bagi institusi terkait:
  • Sebagai media promosi bagi Universitas
  • Memberikan peringkat popularitas Universitas dan Perguruan Tinggi lainnya, dengan secara mendasar yang dapat dijadikan referensi bagi para calon mahasiswa

Negatifnya bagi institusi terkait:
  • Penilaian hanya berdasar kepada popularitas dan penggunaan website saja, sehingga bagi beberapa Universitas tidaklah adil
  • Membuat rating semakin menurun bila peringkat Universitas tersebut rendah
  • Calon mahasiswa biasanya menjadikan 4ICU sebagai acuan dalam memilih universitas, bukanya sebagai referensi, sehingga sering salah pilih.


Berikut beberapa tampilan dari 4ICU itu sendiri





Sumber :
http://www.4icu.org/id/
https://lightofpandora.wordpress.com/2016/06/12/mengenal-tentang-4icu/

Selasa, 03 Mei 2016

ResearchGate




Di era yang modern ini, informasi menjadi lebih mudah untuk didapatkan. Cepatnya pengumpulan informasi yang sudah dapat bahkan bisa didapatkan hanya berselang beberapa mili sekon dari suatu informasi itu disebarkan. Dengan kemajuan teknologi, hal seperti itu bahkan sudah menjadi keseharian kita, contoh umumnya adalah sosial media.

Kebutuhan manusia akan informasi memang tidak ada habisnya, terutama dalam bidang akademis. Sejak tahun 2008, muncul media sosial bagi peneliti atau siapapun yang tertarik dengan ilmu pengetahuan, ResearchGate adalah media sosial itu. Di ResearchGate ini kita dapat melakukan pencarian artikel, diskusi ilmiah, maupun tanya-jawab.
 
Lebih lengkapnya, ResearchGate adalah situs jejaring sosial bagi para ilmuwan dan peneliti untuk berbagi makalah, bertanya dan menjawab pertanyaan, dan menemukan mitra dari berbagai disiplin ilmu atau bahkan mencari dan membuka lowongan pekerjaan. Situs ini kombinasi dari Facebook, Twitter dan LinkedIn. ResearchGate bisa menjadi tempat:
  • Membagikan publikasi/makalah, mengakses jutaan jurnal penelitian/makalah, dan mempublikasikan data dan makalah kita (member).
  • Terhubung dan berkolaborasi dengan rekan/kolega, teman sebaya, co-authors, dan spesialis di bidang tertentu.
  • Mengetahui statistik dan mencari tahu siapa yang telah membaca dan mengutip publikasi kita (member).
  • Mengajukan pertanyaan, mendapatkan jawaban dan menemukan solusi permasalahan penelitian kita (member).
  • Menemukan pekerjaan yang tepat dengan menggunakan research-focused job board di ResearchGate.  
Selain dapat mengikuti/"Follow" pengguna akun lain seperti pada twitter, seseorang juga dapat mengikuti publikasi penelitian tertentu. ResearchGate juga memiliki fitur blogging untuk menulis ulasan singkat tentang artikel yang diulas oleh pengguna lain.

Dibandingkan dengan situs dan alat kolaborasi lainnya, ResearchGate telah mengembangkan alat pencarian Internet semantik yang mampu untuk mencari makalah penelitian dari sumber internal dan database eksternal terkenal seperti PubMed, CiteSeer, arXiv, NASA Library dan sebagainya. Alat pencarian internet ini dikembangkan untuk menganalisa kata - kata dan ungkapan yang lebih luas daripada yang biasa digunakan pada alat pencarian internet lainnya dengan cara menganalisa seluruh abstrak makalah penelitian sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih akurat.
 
Sistem pencarian semantik ini juga diterapkan pada platform untuk mendukung jaringan sosial pengguna. Dengan menganalisa informasi yang telah diberikan oleh pengguna pada halaman profil mereka, platform ini dapat menyarankan grup, pengguna lain dan juga makalah penelitian yang relevan dan mungkin menarik bagi sang pengguna. ResearchGate juga memiliki ruang chat pribadi di mana para ilmuwan dapat berbagi data, mengedit dokumen yang dibagi, atau mendiskusikan topik rahasia. Jenis alat lainnya berupa pembuat jadwal dan survey/polling.
 
ResearchGate sendiri didirikan pada tahun 2008 oleh dokter yaitu Dr. Ijad Madisch dan Dr. Sören Hofmayer, serta ilmuwan komputer yaitu Horst Fickenscher.
 
Ijad Madisch adalah salah satu dari tiga orang pendiri sekaligus CEO dari ResearchGate, sebuah social networking yang diperuntukkan kepada ilmuwan dan peneliti untuk saling berbagi hasil penelitian, tanya-jawab tentang ilmu pengetahuan dan saling menemukan kolaborator / bekerja sama untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ijad memiliki gelar M.D dan Ph.D., diperolehnya dari belajar farmasi dan ilmu komputer di Hannover, Harvard University. Pada tahun 2005, beliau menerima penghargaan RSNA Young Investigator Prize untuk kerjanya pada Ultra High-Resolution CT Imaging of Tissue-Engineered Bone Growth, (pencitraan pertumbuhan tulang rekayasa dari tissue beresolusi tinggi).
Setelah beberapa tahun di Boston sebagai peneliti radiologi di RSU Massachusetts, Ijad pindah ke Berlin dan mendirkan ResearchGate pada tahun 2008. Perusahaan ini pun sekarang memiliki basis di berlin dan kantornya terdapat di Cambridge, Massachusetts. Ijad menyebutkan bahwa beliau berharap dapat memenangkan hadiah nobel melalui situsnya dikarenakan telah mengubah cara penyebaran ilmu pengetahuan ke arah yang tak terbayangkan.

ResearchGate mempunyai misi, yaitu untuk menghubungkan para peneliti dan memudahkan mereka berbagi dan mengakses output ilmiah, ilmu pengetahuan, dan keahlian. Menemukan di ResearchGate apa yang dibutuhkan peneliti untuk memajukan penelitian mereka.

Dalam kolom registrasi, ResearchGate mewajibkan calon pendaftar secara individual untuk memasukkan akun email institusional atau kelembagaan untuk dimasukkan kedalam database ResearchGate®.


ResearchGATE® pun sebenarnya diperuntukkan untuk anggota-anggota yang bersifat individu walaupun anggota tersebut berada didalam naungan sebuah institusi. Sebagai contoh, jika anda melihat laman profil Ijad Madisch di dalam ResearchGATE® yang akan anda temukan adalah profil milik individu Ijad sendiri. ResearchGATE® dibuat untuk mendukung kegiatan individu ilmuwan dan peneliti untuk lebih maju dan walaupun ada sebuah lembaga yang memiliki kepentingan dalam iptek dan mencari informasi melalui RG®, maka individu lah yang memiliki peranan dalam menyediakan informasi tersebut dengan memiliki akun RG®.

Banyak dari kalangan akademisi seperti dosen atau peneliti yang telah memakai media sosial ini, diantaranya adalah dosen-doesn Universitas Gunadarma. Salah satu akun para akademisi dosen pada Universitas Gunadarma juga memiliki akun dan penelitian pada research gate diantaranya:





Sumber Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/ResearchGate
http://kasyani45.blogspot.co.id/2015/12/researchgate-media-sosial-akademisi.html

Jumat, 25 Maret 2016

Web Science

Web yang berarti jaringan atau suatu sistem di internet yang merupakan satu/kumpulan halaman informasi yang memungkinkan siapapun agar bisa menyediakan atau menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Dengan menggunakan teknologi tersebut, informasi dapat diakses selama 24 jam dalam satu hari dan dikelola oleh mesin.
Web atau sering kita sebut WWW (World Wide Web) dicetuskan oleh seorang yang berkebangsaan Inggris bernama Sir Tim Berners-Lee. Ia merupakan lulusan Universitas Oxford, Inggris, pada tahun 1989. Pada saat itu, Tim adalah seorang insinyur perangkat lunak di CERN, yang juga dikenal sebagai European Particle Physics Laboratory, laboratorium fisika partikel besar di dekat Jenewa, Swiss. Dia menulis web pertama klien dan server pada tahun 1990. Spesifikasi nya URI, HTTP dan HTML yang halus sebagai teknologi Web menyebar. Web yang dia ciptakan merupakan sebuah internet berbasis hypermedia inisiatif untuk berbagi informasi global. Maksud dari Tim ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.
Situs web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah dilengkapi dengan perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan nama ranah, serta menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai Server HTTP (bahasa Inggris: HTTP Server) seperti Apache HTTP Server, atau Internet Information Services (IIS).
Sejak saat itu, Web telah mengubah dunia. Ini tak diragukan lagi menjadi media komunikasi yang paling kuat di dunia yang pernah dikenal. Sedangkan hanya 25% dari orang-orang di planet ini sedang menggunakan Web (dan Web Foundation bertujuan untuk mempercepat ini pertumbuhan substansial), Web telah mengubah cara kita mengajar dan belajar, membeli dan menjual, menginformasikan dan diinformasikan, setuju dan tidak setuju, berbagi dan berkolaborasi, bertemu dan cinta, dan mengatasi masalah mulai dari meletakkan makanan di meja kami untuk menyembuhkan kanker.
Sedangkan Science berarti ilmu pengetahuan atau kumpulan pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kehidupan manusia dan seluruh isinya, yang mempunyai obyek dan tujuan berupa memecahkan masalah yang dilakukan oleh manusia yang termotivasi oleh rasa ingin tahu tentang dunia sekitar mereka dan keinginan untuk memahami suatu hal atau kejadian tersebut, disusun secara sistematik, berkembang dengan metode ilmiah, dan berlaku universal dan dapat diuji kebenarannya (diverifikasi). Dengan kata lain, science itu sendiri merupakan kumpulan ilmu pasti yang memberikan makna tersendiri bagi yang mempelajarinya
Dari pengertian web dan science diatas, kita dapat mengabil kesimpuan bahwa Web Science adalah ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah web, agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam web science kita belajar bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abtraktik agar memunculkan minat orang banyak untuk membaca web tersebut. Contoh-contoh nyata yang sudah diterapkan dapat dilihat pada bidang komersil atau bidang ekonomi, bidang sosial dan bidang pendidikan.
Web Science didirikan pada tahun 2006 dengan nama Web Science Research Initiative (WSRI). Web Sicence ini awalnya adalah hasil dari Memorandum of Understanding antara MIT CSAIL dan University of Southampton, ECS. Ambisinya adalah mengkoordinasi dan mendukung sentralisasi pembelajaran World Wide Web. Sejak pertama kali diluncurkan, konsep Web Science sudah menyebar secara meluas dan mengukuhkan diri sebagai area aktifitas yang penting.
Aktifitas WSRI fokus pada (i) artikulasi agenda penelitian untuk komunitas scientific, (ii) mengkoordinasi pengembangan materi pembelajaran Web Science dan (iii) mengikat pemikiran tentang kepeminpinan pada sektor yang berkembang ini.
Untuk melanjutkan aktifitasnya dan mendukung pengembangan Web Science secara global, para direktur WSRI membuat badan amal yaitu Web Science Trust (WST). WST berkerja sama dengan World Wide Web. Tujuannya adalah untuk mendorong partisipan luas dalam pengembangan Web Science. Foundation mempunyai misi untuk meningkatkan Web. Trust dan Foundation mempunyai kesamaan komitmen untuk melanjutkan disiplin dari Web Science dan akan bekerja bersama pada beberapa proyek yang memperbaiki pengertian tentag Web Science dan mempromosikan dampak positif Web Science pada masyarakat luas.
Dari penelitian penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, mempertanyakan bagaimana relasi Web dan relasi terhadap multi disiplin.  Web Science adalah merupakan ilmu yang berpusat pada sistem informasi. Web Science sangat membutuhkan pemahaman akan Web dan juga harus sangat care (peduli) pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan penyampaian yang sangat interaktif. Harus disadari bahwa World Wide Web adalah teknologi yang berusia baru beberapa tahun, di sisi lain Web adalah bukan dunia yang statis tetapi super dinamis. Hasil dari penelitian tersebut menyebutkan  pada Web Science banyak menekankan pada : majunya perkembangan Web,  mengimprovisasi segala hal dalam pengembangan Web, mendukung  mobility, media media baru dalam bentuk apapun dan meningkatnya jumlah data ataupun informasi yang tersedia secara online, pentingnya hal sosial seperti menghargai dan menyimpan hak privasi, memantau banyaknya jenis  dari penelitian Web
Banyak sekali macam-macam ilmu pengetahuan yang saling berkaitan dengan Web atau jaringan. Jenis-jenisnya adalah sebagai berikut :
1.         Web Engineering
2.         Artificial Intelligence
3.         Mathematics
4.         Psychology
5.         Biology
6.         Ecology
7.         Sociology
8.         Socio Culture
9.         Law
10.     Economics
11.     Media.



Pentingkah Web Science ? Mengapa harus ada ?
Web Science adalah ilmu yang sangat berkembang pada zaman ini  memberikan kemudahan keteraturan dan wawasan yang membuat kita membuka mata lebih lebar agar menjadi manusia yang lebih maju. akan tetapi dalam hal ini kita harus lebih cermat dalam memilah milah atau memilih apa saja ilmu yang telah diberikan pada Teknologi Web, kebanyakan orang atau anak remaja masa kini di dalam kehidupan atau kesehariannya pasti tidak luput dari kebaikan atau keburukan yang diberikan oleh Teknologi Internet, saat ini internet merajalela dimana mana bahkan di Indonesia pun lebih dari satu juta orang perharinya mengakses internet untuk keperluan masing masing. Dengan sangat mudahnya Teknologi Internetpun dalam genggam kita, banyak sekali telephone genggam yang sudah dilengkapi dengan Teknologi Internet yang cukup cepat diakses pada ataupun untuk hal tertentu. Banyak sekali perusahaan, yang telah mengaplikasikan Teknologi Internet pada kantor kantornya ini dimanfaatkan untuk meningkatkan keefektifitasan para pegawai dalam kedisiplinan, kerajinan, atau bahkan bisa menjalin kekerabatan antar sesama pegawai yg sebelumnya tidak pernah bertemu secara langsung. Dalam bidang pendidikan tentu banyak sekali “manfaat” yang bisa kita dapatkan dalam Teknologi Internet, misalnya saja pada hari ini lewat Teknologi Internet saya bisa mengerjakam tugas yang diberikan oleh dosen saya, karna fasilitas dalam Internet, membantu, menambah wawasan juga, dalam menyelesaikan apa yang ingin saya lontarkan pada penyelsaian tugas kali ini. Para pelajar yang masih duduk di bangku SMP, SMA, selalu menggunakan fasilitas Teknologi Internet dalam keseharian mereka, dalam hal pelajaran, memanbah wawasan, ataupun yang ingin memanjakan imajinasi mereka melalui game online yang bermacam macam tentunya bisa menumbuhkan rasa tertantang untuk menyelesaikan game tersebut.
Akan tetapi dari banyak nya mafaat yang didapatkan pada Teknologi Internet,  kita juga harus lebih hati-hati dalam menyaring informasi informasi yang kita dapat dari Teknologi ini sebelumnya, disamping banyaknya manfaat, keburukan pun bisa terjadi dalam teknologi yang banyak sekali digunakan pada saat ini.
Sir Tim Berners-Lee mengungkapkan kekhawatirannya soal dunia web jauh sebelum kita mengenal web itu sendiri. Dia cemas karena popularitas dunia maya kerap dimanfaatkan untuk menyebarkan beragam kebohongan, hoax juga mitos sesat. Berkenaan dengan fenomena tersebut, Sir Tim pun mengemukakan bahwa situs-situs internet harus bisa dipercaya. Ia menyarankan diterapkannya sebuah sistem pelabelan tertentu yang bisa menjamin kredibilitas website internet. Pengakses internet pun diharapkan bisa memilah informasi yang salah dan mana yang benar. Maka Web Science pun dibuat untuk kepentingan ini
Penjelasan diatas adalah sedikit review mengenai web science. Banyak manfaat web science bagi masyarakat. Khususnya pada dunia pendidikan. Penerapannya dengan penggunaan internet sejak dini. Para siswa dan siswi kini banyak dituntut dengan tugs-tugas yang memerlukan sarana internet. Internet pun kiri telah dikembangkan. Pemanfaatan web science yang berupa gambar, tulisan, audio, maupun video pada internet sangatlah baik bagi dunia pendidikan. Penggunaan intenet pun harus diawasi dengan serius karena saat ini banyak sekali penyalahgunaan internet bagi siswa siswi. Banyaknya situs yang isinya tidak bermutu seperti situs pornografi sangatlah mudah di akses, maka dari itu dibutuhkan pengawasan dari orang tua dengan membimbing untuk membuka situs-situs yang mengandung ilmu pengetahuan yang bermafaat bagi pendidikan.

ETIKA DALAM BERINTERNET

Pentingnya Etika Dalam menggunakan Internet adalah sebagai berikut:
1.  Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
2.  Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi.
3. Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak etis seperti misalnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
4.  Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap saat dan memungkinkan masuknya penghuni baru didunia maya tersebut.
        Jadi etika dalam menggunakan Internet sangat penting sekali bagi semua pengguna internet, etika yang dimaksudkan disini adalah dalam forum-forum yang bersifat umum dimana banyak orang/pihak tidak dikenal yang terlibat. Jika hanya berinteraski dengan teman sendiri yang sudah akrab, mungkin ini tidak jadi masalah mengingat si temanpun pasti sudah hafal karakter masing-masing, tetapi tentu saja tetap harus ada batas-batas yang tidak boleh dilampaui.

Dibawah ini adalah etika-etika dalam menggunakan internet yaitu sebagai berikut:
1.   Jangan menyindir, menghina, melecehkan, atau menyerang pribadi seseorang/pihak lain.
2.  Jangan sombong, angkuh, sok tahu, sok hebat, merasa paling benar, egois, berkata kasar, kotor, dan hal-hal buruk lainnya yang tidak bisa diterima orang.
3.  Menulis sesuai dengan aturan penulisan baku. Artinya jangan menulis dengan huruf kapital semua (karena akan dianggap sebagai ekspresi marah), atau penuh dengan singkatan-singkatan tidak biasa dimana orang lain mungkin tidak mengerti maksudnya (bisa menimbulkan salah pengertian).
4.  Jangan mengekspose hal-hal yang bersifat pribadi, keluarga, dan sejenisnya yang bisa membuka peluang orang tidak bertanggung jawab memanfaatkan hal itu.
5.   Perlakukan pesan pribadi yang diterima dengan tanggapan yang bersifat pribadi juga, jangan ekspose di forum.
6. Jangan turut menyebarkan suatu berita/informasi yang sekiranya tidak logis dan belum pasti kebenarannya, karena bisa jadi berita/informasi itu adalah berita bohong (hoax). Selain akan mempermalukan diri sendiri orang lainpun bisa tertipu dengan berita/info itu bila ternyata hanya sebuah hoax.
7.  Andai mau menyampaikan saran/kritik, lakukan dengan personal message, jangan lakukan di depan forum karena hal tersebut bisa membuat tersinggung atau rendah diri orang yang dikritik.
8.  Selalu memperhatikan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Artinya jangan terlibat dalam aktivitas pencurian/penyebaran data dan informasi yang memiliki hak cipta.
9.  Jika mengutip suatu tulisan, gambar, atau apapun yang bisa/diijinkan untuk dipublikasikan ulang, selalu tuliskan sumber aslinya.
10. Jangan pernah memberikan nomor telepon, alamat email, atau informasi yang bersifat pribadi lainnya milik teman kepada pihak lain tanpa persetujuan teman itu sendiri.



Bahan Referensi :
http://sergeantfai.blogspot.co.id/2011/02/apa-itu-web-science.html
http://faris6593.blogspot.co.id/2013/03/sejarah-web-dan-web-science.html
http://rey-rizousky.heck.in/apa-itu-web-science-darimana-web-science.xhtml
https://yendry03.wordpress.com/apa-itu-web-science/